Menelisik Candi Badut, Candi Tertua di Jawa Timur

Kota Malang selain terkenal dengan wisata alamnya juga terkenal dengan wisata sejarahnya. Dulu, kota ini merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Singosari, jadi wajar saja jika kota ini memiliki banyak peninggalan sejarah dalam bentuk fisik dari kerajaan tersebut.

Pada kesempatan kali ini, Tim Portal Wisata mendapat kesempatan untuk berlibur ke Kota Malang. Tak lupa kami mampir ke salah satu situs sejarah yaitu Candi Badut.

Candi Badut

Candi Badut merupakan candi tertua di Jawa Timur. Candi ini terletak di kawasan Tidar, bagian barat Kota Malang. Nama Candi Badut sendiri berasal dari bahasa sangsekerta yaitu Bha-dyut yang artinya sorot Bintang Canopus atau Sorot Agastya

Sebelum masuk ke kawasan Candi Badut kalian akan dipersilahkan untuk mengisi data diri di buku tamu. Pada saat kami berkunjung ke Candi Badut, kami tidak di kenai biaya alias GRATIS. Tempatnya rumayan panas jadi sebaiknya kalian menggunakan topi jika berkunjung ke candi ini pada siang hari.

Candi Badut masih berdiri  tegak karena memang candi ini sudah pernah dipugar sebelumnya. Candi ini hanya tersisa kaki candi dan badan candi, sedangkan atapnya sudah menjadi puing-puing. Di dalam candi ini terdapat Lingga dan Yoni yang cukup besar menandakan bahwa candi ini beraliran Hindu-Siwa. Terdapat 4 relung arca mengelilingi candi ini, namun hanya tersisa arca Dhurga Mahisasuramardhini pada bagian samping candi.






Didekat candi ini terdapat sebuah candi pewara (pendamping) yang hanya tersisa puing-puingnya saja. Di sekitaran candi juga terdapat bekas reruntuhan candi. Terlihat dari badan candi yang cukup besar, bisa dibayangkan bila seandainya candi ini masih utuh pasti sangat tinggi menjulang.

Selain penuh dengan cerita sejarah, candi ini memiliki spot foto yang bagus. Jadi jangan lupa membawa kamera dan memakai baju yang sesuai yaaa

Candi ini memang cukup megah namun sayangnya terdapat banyak sekali coretan di dinding. Tentu saja itu ulah tangan-tangan jahil yang tak bertanggung jawab. Candi ini merupakan salah satu warisan nenek moyang kita, bukti bahwa kita adalah bangsa yang penuh dengan budaya. Jadi sudah sepantasnya kita menjaga kelestariannya. Jadi jika berkunjung di situs sejarah jangan suka usil coret-coret dinding atau mencuri sesuatu ya.

Pesan untuk kalian, tetap lestarikan warisan budaya kita, and don't forget to take a picture. Jangan bosan belajar sejarah agar kita tidak lupa dengan jati diri kita.

Untuk video lengkap mengenai suasana di sana, kunjungi chanel Youtube kami yaaaaa





Komentar